Langsung ke konten utama

Apa itu Cerdas Intelektual dan Cerdas Emosional?

 


       Saat ini telah ramai di perbincangkan kalangan Gen Z, di salah satu platform sosial media lebih tepatnya di aplikasi "Tik Tok". Apa si cerdas intelektual dan cerdas emosional itu? dan apa yang membedakan keduanya?. begitulah pertanyaan beberapa orang yang belum tahu atau baru mendengar pembahasan tersebut. 

Secara garis besar Cerdas, merupakan kemampuan yang di miliki seseorang baik itu pengetahuan umum, skill, atau bahkan mampu mengatasi masalah dengan mudah dan efektif. 

Hal ini melibatkan seseorang untuk berpikir secara kritis, menyesuaikan diri dengan situasi, dan menggunakan pengetahuan dengan baik.

beberapa di antara kita termasuk  sebagai orang orang yang cerdas, namun kadang kita tidak menyadari hal tersebut. bisa saja kita adalah orang yang cerdas menurut pandangan orang-orang tetapi menurut kita sendiri kita adalah orang yang biasa-biasa saja.

Cerdas juga terbagi menjadi beberapa jenis, dua di antaranya adalah;

1. Cerdas Intelektual 

      Menurut beberapa ahli mengenai kecerdasan intelektual antara lain:

1. Howard Gardner: mengembangkan teori kecerdasan majemuk, yang mencakup berbagai jenis kecerdasan, termasuk kecerdasan linguistik, logis-matematis, spasial, musikal, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, dan naturalistik.

2. Robert J. Sternberg: Mengusulkan teori kecerdasan triarki yang mencakup tiga aspek kecerdasan: analitis, praktis dan kreatif.

3. Daniel Goleman: Ia dikenal dengan konsep kecerdasan emosional, yang menekankan pentingnya memahami dan mengelola emosi untuk kesuksesan dan kesejahteraan pribadi.

4. Carol S. Dweck: Mengembangkan teori fixed dan growth mindset yang menekankan peran keyakinan individu tentang kemampuannya dalam kesuksesan.

5. Charles Spearman: Ia dikenal dengan teori umum kecerdasan (g-factor), yang menyatakan bahwa ada faktor umum di balik berbagai jenis kecerdasan.

Dari pendapat para ahli di atas dapat diambil kesimpulan bahwa kecerdasan intelektual merupakan suatu konsep yang kompleks dan beraneka segi yang mencakup berbagai aspek seperti kemampuan kognitif, emosional dan kreatif. 

Masing-masing ahli mempunyai pendekatan dan teori berbeda dalam menjelaskan hakikat dan komponen kecerdasan, namun secara bersama-sama mereka menyoroti pentingnya mengenali keragaman dan kompleksitas dalam memahami kecerdasan manusia.

2. Cerdas Emosional

     Sementara itu, Cerdas Emosional menurut ahli. Salah satunya adalah Daniel Goleman yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam mempopulerkan konsep kecerdasan emosional melalui buku-buku dan penelitiannya. 

Menurut Daniel Goleman, kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali, memahami, mengelola dan secara efektif menggunakan emosi diri sendiri ketika berhadapan dengan orang lain dan dalam menghadapi situasi sehari-hari. Hal ini mencakup kemampuan mengendalikan impuls, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi diri sendiri dan orang lain, serta menempatkan emosi dalam konteks yang tepat untuk mengambil keputusan yang baik dan membangun hubungan yang sehat.

Dalam karyanya ia menekankan pentingnya keterampilan emosional dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di bidang pekerjaan, hubungan interpersonal dan kesejahteraan pribadi.

Nah tentu kita sudah dapat membedakan apa itu Cerdas Intelektual dan Cerdas Emosional yang dapat di bedakan dari pendapat para ahli di atas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATERI DAN MODUL AJAR: "Self Introduction"

A. INFORMASI UMUM Mata Pelajaran : Bahasa Inggris Fase dan Kelas  : Fase D Kelas 7 SMP Materi ajar        :  Self Introduction  Alokasi waktu.  : Jp 2×40 Menit, (1 kali pertemuan) Penyusun           : MINAWARA "SELF INTRODUCTION" Apa Itu Self Introduction? Self-introduction adalah proses atau tindakan untuk memperkenalkan diri sendiri kepada orang lain. Ini melibatkan memberikan informasi dasar tentang siapa Anda, apa yang Anda lakukan, dan mungkin beberapa detail tambahan seperti minat atau hobi. Self-introduction sering terjadi di berba gai situasi, baik itu di lingkungan sosial, profesional, atau akademis, di mana seseorang pertama kali bertemu dengan individu baru atau audiens yang belum dikenal sebelumnya. Mengapa Self Introductioan Itu Penting? Self-introduction sangat penting karena memiliki dampak yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam lingkungan sosial, profesional, dan akademis. Berik...

Kuliner Khas Mamuju

             Indonesia terkenal dengan banyaknya Kuliner  lokal disetiap daerah di seluruh nusantara. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak wisatawan manca negara yang berbondong-bondong datang ke negara kita hanya untuk mencicipi kuliner khas di setiap daerah.  Salah satu menu kuliner yang akan kita bahas di sini adalah Kue Cucur.  Kue Cucur merupakan makanan khas daerah Sulawesi Barat tepatnya di Mamuju. Kue Cucur ini merupakan kuliner khas mamuju yang bisa di temui di acara acara adat tertentu di setiap daerah di Mamuju.  Kue yang berbahan dasar tepung beras yang di campur dengan gula merah ini sangat di sukai banyak orang.  Kue Cucur juga sering di sebut dengan "Kande - kande" dalam bahasa tapalang. Salah satu daerah di Mamuju yang terletak di pesisir pantai Jalan poros trans sulawesi.  Cara membuat kue cucur ini juga cukup mudah.  Berikut adalah Bahan & langkah - langkah pembuatan Kue Cucur: bahan-bahan ya...

Rencana Saya Dalam 5 Tahun Kedepan

          Dalam 5 tahun ke depan saya berencana berkomitmen untuk terus mengembangkan diri saya dalam aspek profesional dan pribadi.  Selain mengikuti kursus dan pelatihan yang relevan dalam bidang menulis, menyanyi, dan pemasaran, saya juga akan mencari mentor atau bergabung dengan komunitas yang dapat memberikan dukungan dan bimbingan dalam perjalanan karier saya.  Saya percaya bahwa dengan memperluas jaringan dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan, saya dapat mencapai puncak karier saya dengan lebih baik.       Selain itu, dalam lima tahun ke depan, saya juga berencana untuk menjalankan usaha kecil yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.  Saya akan melakukan riset pasar yang mendalam, menyusun rencana bisnis yang solid, dan mengimplementasikan strategi pemasaran yang efektif untuk memastikan kesuksesan usaha saya.  Saya percaya bahwa dengan tekad, kerja keras, dan inovasi, usaha kecil saya akan berkembang...